Tentang Kami

Tentang Kami

Tim Dosen Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan Platform Digital untuk Literasi Hukum Kesehatan: Inovasi Edukasi Hak Anak dalam Pencegahan Stunting di Wilayah Perbatasan Indonesia-Papua Nugini

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran hukum, dan keterampilan digital masyarakat dalam mengakses serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana edukasi kesehatan anak.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju peningkatan kesadaran hukum dan kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan melalui pendekatan edukatif berbasis teknologi. Selain itu, kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Kegiatan ini juga berkontribusi pada Indikator Kinerja Utama (IKU) 2 dan IKU 3 Perguruan Tinggi yang menekankan keterlibatan dosen dan mahasiswa di luar kampus dalam kegiatan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Meet The Team

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian memperkenalkan model edukasi hukum kesehatan berbasis teknologi digital, dengan fokus pada dua kegiatan utama, yakni (1) sosialisasi hukum kesehatan berbasis hak anak dalam pencegahan stunting dan (2) pelatihan penggunaan platform digital edukatif untuk mengakses informasi hukum kesehatan. Teknologi yang dikembangkan berupa website sederhana berbasis komunitas yang menjadi pusat informasi, panduan, serta media pembelajaran bagi masyarakat mengenai hukum kesehatan dan gizi anak. 
Image

Kemendiktisaintek

Image

Universitas Musamus

Image

Tim Pengabdian Dosen

Information

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul “Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan Platform Digital untuk Literasi Hukum Kesehatan: Inovasi Edukasi Hak Anak dalam Pencegahan Stunting di Wilayah Perbatasan Indonesia–Papua Nugini” merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Musamus, khususnya dalam bidang pengabdian yang berbasis riset dan kebutuhan masyarakat lokal. Program ini dilaksanakan di Kampung Kweel, Distrik Eligobel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, pada 1–3 November 2025, dengan melibatkan dosen lintas bidang hukum dan teknologi informasi serta mahasiswa.